-->

Iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9eiQ9degYSpTXcaErgSj0AX7KE8Y2Vszcpfx239VwFQ-74o8lIfw45JyUacjsECh4bqi-P7YGPJjQv5SdRvw1KL4SQWVkU-YlPGrM0MTk-txPzr3QSXUF14qW-EodzCfGHMKSb5kPZ0YaVZ8ryFpNBQUQx0WR9wXsATHWzbElv79Zvyfb7WnZh5YQMQAU/s16000/iklan%20landscape%20baru.png

Jemaah Haji Indonesia Mulai Berangkat Lewat Makkah Route, Layanan Kian Mudah dan Terintegrasi

Global News Network
Jumat, 24 April 2026, April 24, 2026 WIB


Dok : Kementrian Haji dan Umroh


Globalnewsnetwork.id – Pemerintah memastikan proses keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M berjalan lebih tertata dan efisien melalui penerapan layanan Makkah Route. Program ini menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji yang lebih modern dan terintegrasi.


Sejak dimulainya operasional haji pada 22 April 2026, jemaah Indonesia mulai diberangkatkan dari sejumlah embarkasi yang telah menerapkan layanan tersebut. Di antaranya Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dengan tujuan Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah. 


Melalui skema Makkah Route, seluruh proses keimigrasian dan administrasi haji diselesaikan sejak di tanah air. Hal ini membuat jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan imigrasi setibanya di Arab Saudi, sehingga mereka bisa langsung menuju tempat akomodasi dengan lebih cepat dan nyaman. 


Layanan ini mencakup berbagai proses penting seperti perekaman biometrik, penerbitan visa haji elektronik, pemeriksaan kesehatan, hingga proses keimigrasian di bandara keberangkatan. Selain itu, bagasi jemaah juga ditangani secara terintegrasi dan langsung dikirim ke tempat penginapan di Arab Saudi. 


Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, mengapresiasi implementasi program tersebut. Menurutnya, sistem yang terintegrasi ini tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memberikan kenyamanan serta kepastian bagi jemaah sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.


Ia menegaskan bahwa inovasi seperti Makkah Route merupakan bagian dari transformasi besar dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Dengan sistem yang semakin baik, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk tanpa terbebani proses administratif yang berulang.


Program Makkah Route sendiri merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian di Arab Saudi dan telah berjalan sejak 2017. Hingga kini, lebih dari 1,25 juta jemaah dari berbagai negara telah merasakan manfaat dari layanan ini.


Pemerintah berharap, dengan sistem layanan yang semakin terintegrasi, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik bagi seluruh jemaah Indonesia.


Sumber: Kementerian Haji dan Umrah RI dan berbagai sumber terkait.


Rendi

Komentar

Tampilkan

  • Jemaah Haji Indonesia Mulai Berangkat Lewat Makkah Route, Layanan Kian Mudah dan Terintegrasi
  • 0