| Tangkapan layar : Vlog arida Nurhan |
Warteg Bahari di Kawasan Elite: Makan Murah Meriah di Tengah Kepungan Rumah Mewah Sentul City - Boulevard Alaya.
Globalnewsnetwork.id Jika mendengar kata Sentul City, apa yang terlintas di benak Anda? Deretan cluster perumahan mewah, lapangan golf luas, kafe-kafe instagramable dengan harga selangit, atau pemandangan Gunung Pancar yang asri. Rasanya mustahil menemukan tempat makan "merakyat" di kawasan yang identik dengan gaya hidup para "sultan" ini.
Namun, stigma tersebut dipatahkan oleh penemuan terbaru food vlogger kondang, Farida Nurhan alias Omay. Dalam video terbarunya, Omay sukses bikin netizen melongo karena menemukan sebuah outlet Warteg Bahari yang berdiri kokoh di tengah himpitan kompleks mewah Sentul City.
Kontras yang Mencolok: Sederhana vs Elite
Warteg (Warung Tegal) biasanya identik dengan lokasi di pinggir jalan raya yang padat, area perkantoran, atau permukiman padat penduduk. Kesederhanaan, harga murah, dan porsi jumbo adalah ciri khas utamanya. Lantas, bagaimana bisa Warteg Bahari yang "sederhana" ini menembus benteng pertahanan kawasan elite Sentul?
Dalam videonya, Farida Nurhan memperlihatkan betapa kontrasnya pemandangan di sana. Di kiri-kanan terdapat bangunan megah dan jalanan yang tertata rapi khas perumahan elite, namun di antaranya terselip etalase kaca khas Warteg dengan tumpukan lauk pauk yang menggugah selera.
Kenapa Bisa Buka di Sentul City?
Keberadaan Warteg Bahari di lokasi premium ini sebenarnya menjawab kebutuhan pasar yang sering luput dari perhatian. Meskipun dihuni oleh kalangan menengah ke atas, ekosistem sebuah kawasan elite tetap membutuhkan penunjang logistik yang terjangkau.
- Rindu Masakan Rumahan: Jangan salah, para penghuni rumah mewah pun sering kali merindukan masakan rumahan yang otentik seperti orek tempe, sayur asem, kerang pedas, atau telur dadar tebal khas Warteg yang sulit ditemukan di restoran fine dining.
- Branding Warteg Bahari: Berbeda dengan warteg tradisional yang kadang terkesan kumuh, franchise Warteg Bahari (dan Kharisma Bahari) mengusung konsep modern: keramik bersih, cat cerah (biasanya oranye-hijau), pencahayaan terang, dan standar kebersihan yang lebih terjaga. Tampilan "Warteg Modern" inilah yang membuatnya "layak" dan diizinkan menyewa ruko di kawasan elite.
- Target Pasar Pekerja: Kawasan Sentul City dipenuhi oleh ribuan pekerja, mulai dari sekuriti, asisten rumah tangga, tukang taman, sopir, hingga pekerja konstruksi yang membangun cluster baru. Mereka membutuhkan asupan makanan yang kenyang, enak, dan tentunya ramah di kantong. Kafe mahal tentu bukan opsi mereka sehari-hari.
Review Jujur Omay: Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima
Seperti biasa, Farida Nurhan tidak tanggung-tanggung dalam memesan. Ia menyoroti variasi menu yang tetap lengkap meski berada di lokasi "mahal". Mulai dari olahan ayam, ikan, aneka sayur, hingga sambal yang nendang, semuanya tersedia.
Yang mengejutkan, meski berada di kawasan Sentul City di mana harga tanah dan sewa ruko selangit, harga makanan di Warteg Bahari ini relatif masih masuk akal dan terjangkau. Ini membuktikan bahwa makanan enak tidak harus mahal, dan lokasi elite tidak melulu soal gengsi.
Keberadaan Warteg Bahari di Sentul City ini menjadi bukti bahwa kuliner nusantara mampu beradaptasi di mana saja. Ia menjadi jembatan kuliner yang menyatukan berbagai kalangan, dari pekerja lapangan hingga pemilik rumah gedongan, dalam satu meja makan sederhana.
Gimana, tertarik mencoba sensasi makan orek tempe sambil menikmati vibe kawasan elite Sentul?
kita kasih alamat lengkapnya.
https://maps.app.goo.gl/v4q7RuMqYLoUQbDc6?g_st=aw
Penulis: rendie_19
#WartegBahari #SentulCity #FaridaNurhan #Omay #KulinerBogor #WisataKulinerBogor #HiddenGemSentul #MakanMurah #KulinerViral #WartegKekinian #BogorHits #KulinerNusantara #StreetFoodIndonesia #ReviewMakanan #JajananBogor #RekomendasiKuliner #FoodVloggerIndonesia