-->

Iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9eiQ9degYSpTXcaErgSj0AX7KE8Y2Vszcpfx239VwFQ-74o8lIfw45JyUacjsECh4bqi-P7YGPJjQv5SdRvw1KL4SQWVkU-YlPGrM0MTk-txPzr3QSXUF14qW-EodzCfGHMKSb5kPZ0YaVZ8ryFpNBQUQx0WR9wXsATHWzbElv79Zvyfb7WnZh5YQMQAU/s16000/iklan%20landscape%20baru.png

Markas Pasukan Perdamaian Diusik: Israel Hancurkan Kamera Pengawas UNIFIL di Naqoura, PBB Protes Keras

Global News Network
Minggu, 05 April 2026, April 05, 2026 WIB

Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) meningkatkan patroli pasca rerangan Israel di Lebanon. (JOSEPH EID/AFP)


NAQOURA, Globalnewsnetwork.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melayangkan protes keras menyusul tindakan pasukan militer Israel yang menghancurkan fasilitas kamera pengawas di markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) yang berlokasi di Naqoura, Lebanon Selatan.


Insiden perusakan aset vital milik misi perdamaian ini menambah panjang daftar ketegangan di wilayah perbatasan yang tengah memanas. Fasilitas pengawasan, termasuk kamera, memegang peranan krusial bagi UNIFIL dalam memantau situasi keamanan di lapangan serta memastikan keselamatan para personel penjaga perdamaian yang tengah menjalankan mandat internasional.


Tindakan penargetan terhadap fasilitas PBB ini mendapat kecaman serius. Pihak PBB menegaskan bahwa setiap bentuk gangguan, serangan, maupun perusakan terhadap aset dan personel penjaga perdamaian merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar hukum internasional serta resolusi Dewan Keamanan PBB.


Melalui saluran resminya, PBB telah mengajukan protes formal dan mendesak militer Israel untuk memberikan penjelasan atas insiden tersebut, serta meminta jaminan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.


Kawasan Naqoura dan sekitarnya (sepanjang Blue Line atau Garis Biru) memang kerap menjadi titik rawan akibat eskalasi konflik tembak-menembak antara pasukan Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon. Di tengah situasi yang rentan tersebut, keberadaan UNIFIL sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dan mencegah terjadinya perang terbuka yang lebih luas.


Hingga berita ini dimuat, pihak militer Israel (IDF) belum merilis pernyataan resmi terkait insiden perusakan fasilitas pemantauan di markas PBB tersebut. Sementara itu, UNIFIL memastikan bahwa mereka akan tetap melanjutkan tugas pemantauan di tengah situasi yang kian menantang.



Redaksi

Editor: rendie_19


Komentar

Tampilkan

  • Markas Pasukan Perdamaian Diusik: Israel Hancurkan Kamera Pengawas UNIFIL di Naqoura, PBB Protes Keras
  • 0