-->

Iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9eiQ9degYSpTXcaErgSj0AX7KE8Y2Vszcpfx239VwFQ-74o8lIfw45JyUacjsECh4bqi-P7YGPJjQv5SdRvw1KL4SQWVkU-YlPGrM0MTk-txPzr3QSXUF14qW-EodzCfGHMKSb5kPZ0YaVZ8ryFpNBQUQx0WR9wXsATHWzbElv79Zvyfb7WnZh5YQMQAU/s16000/iklan%20landscape%20baru.png

Menhaj Lepas 391 Jemaah Haji Kloter Perdana 2026 dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede

Global News Network
Rabu, 22 April 2026, April 22, 2026 WIB


Globalnewsnetwork.id – Jakarta Pemerintah resmi memulai operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dengan memberangkatkan kloter pertama jemaah haji Indonesia dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede.


Sebanyak 391 jemaah asal Jakarta Timur yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) JKG-01 dilepas langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, di Asrama Haji Kelas I Jakarta, Selasa (21/4/2026) malam.


Keberangkatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian panjang pelayanan haji Indonesia tahun 2026.


Hari ini kita menyaksikan bahwa kloter pertama jemaah haji Indonesia telah memasuki asrama dan siap diberangkatkan. Ini menjadi awal dari rangkaian panjang pelayanan haji tahun ini yang harus kita jaga bersama kualitasnya,” ujar Mochamad Irfan Yusuf. 


Pastikan Jemaah Penuhi Syarat Administrasi


Pemerintah menegaskan bahwa seluruh jemaah yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan administratif, khususnya kepemilikan visa haji resmi. Hal ini penting untuk menghindari kendala saat tiba di Arab Saudi.


“Kami tegaskan, hanya jemaah yang memiliki visa haji yang akan diberangkatkan,” tegasnya. 


Antisipasi Kendala dengan Jemaah Cadangan


Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk skema jemaah cadangan untuk mengantisipasi kursi kosong akibat pembatalan atau kondisi darurat.


“Kita sudah siapkan mekanisme pengganti atau jemaah cadangan untuk mengisi kursi kosong,” jelasnya. 


Koordinasi Lintas Instansi Diperkuat


Untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan, koordinasi lintas instansi telah dilakukan, melibatkan berbagai pihak mulai dari kementerian terkait, imigrasi, kepolisian, hingga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).


Sementara itu, tim PPIH di Madinah juga telah disiagakan guna menyambut kedatangan jemaah gelombang pertama di Tanah Suci. 


Pemerintah berharap seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dan para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan kondisi sehat serta khusyuk.


Sumber: Kemenag RI - Haji.go.id



Rendi, A.Md., S.I.Kom.

Komentar

Tampilkan

  • Menhaj Lepas 391 Jemaah Haji Kloter Perdana 2026 dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede
  • 0