Globalnewsnetwok.id - Kegiatan Business Matching Angkatan 30 dengan tema Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 27–30 April 2026 menghadirkan inovasi layanan kesehatan terpadu melalui Mahakarya WS (Wellness Station).
Acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna MH Thamrin, Kompleks Balai Kota DKI Jakarta ini menjadi bagian penting dalam mendukung program peningkatan penggunaan produk dalam negeri sekaligus memperkuat sektor kesehatan dan produktivitas pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Komisaris PT Tele Sehat Indonesia sekaligus Pembina KRESHNA Foundation dan Pengurus KADIN Pusat Bidang Perencanaan Nasional Pemuda dan Olahraga, Gema Sasmita, mengatakan pihaknya berkomitmen mengambil bagian dalam mendukung kesehatan masyarakat Jakarta melalui program ATM Sehat (Anjungan Telehealth Masyarakat).
Melalui ATM Sehat, kami berkomitmen ambil bagian menjadi solusi menjaga kesehatan Jakarta menuju kota global,” ujar Gema Sasmita dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (29/4/2026).
Menurutnya, kehadiran WS (Wellness Station) menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap kesehatan masyarakat dan pegawai pemerintahan agar tetap produktif di tengah tuntutan kerja yang semakin tinggi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Pemprov DKI Jakarta, Nurhidayat, menyampaikan bahwa event Business Matching Angkatan 30 ini menjadi momentum spesial karena merupakan kegiatan pertama di tahun 2026 dan berlangsung bersamaan dengan sensus ekonomi nasional.
“Event ini menjadi yang pertama dan spesial di tahun 2026 karena bersamaan dengan sensus ekonomi, sehingga dapat menjadi barometer pertumbuhan ekonomi nasional Republik Indonesia,” jelas Nurhidayat.
Ia menambahkan, keberadaan Wellness Station dinilai sangat penting untuk meningkatkan kebugaran tubuh serta produktivitas seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Program tersebut bahkan direncanakan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat setelah senam bersama, yang dilanjutkan dengan monitoring kesehatan, screening kesehatan, pojok terapi relaksasi (complementary therapy), hingga konsumsi produk herbal berbasis kearifan lokal hasil produksi anak bangsa yang juga tergabung dalam Jakpreneur.
Dalam pelaksanaannya, layanan WS (Wellness Station) selama rangkaian Business Matching P3DN ini dimonitor langsung oleh Ns. Sigit M. Nusul, M.Biomed selaku CEO ATM Sehat, bersama Deta Indriana, S.Kom., M.E., Dipl. Cidesco selaku Owner ALENAHOZ & HOZLEE Rumah Sehat Holistik sekaligus Fungsionaris KRESHNA Foundation.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh standar pelayanan kesehatan telah sesuai dengan SOP kesehatan nasional maupun internasional, khususnya bagi peserta Business Matching, pegawai Pemprov DKI, pelaku UMKM, tamu undangan, hingga masyarakat umum yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Di sisi lain, Suhadi, SH., M.Hum selaku CCAO PT Tele Sehat Indonesia (Chief Community Affair Officer) dan Ketua Harian KRESHNA Foundation menegaskan pihaknya siap menjalin kolaborasi dengan seluruh pihak, baik kementerian, lembaga pemerintah, swasta, komunitas, maupun pelaku usaha di wilayah DKI Jakarta dan seluruh Indonesia.
“Kami siap support dan menjalin kolaborasi dari seluruh pihak, baik kementerian, lembaga pemerintah, pihak swasta, komunitas, hingga pelaku usaha di seluruh wilayah NKRI,” ungkap Suhadi.
Ia berharap melalui program WS (Wellness Station), masyarakat dapat mewujudkan kesehatan jasmani, rohani, dan ekonomi secara berkelanjutan.
Dengan program Wellness Station, kita wujudkan masyarakat yang sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat ekonomi. Tetap berkarya, bersinergi, dan berkesinambungan mendukung Jakarta sebagai Kota Global,” tutupnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas mampu menghadirkan solusi nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional berbasis produk dalam negeri.
Editor : Rendie_19