Belakangan ini linimasa media sosial ramai dengan satu fenomena baru: warganet berbondong-bondong mengecek "desil" mereka. Ada yang penasaran, ada yang panik membandingkan posisinya dengan tetangga atau kerabat, bahkan tak sedikit yang cemas jika data yang tercatat ternyata tidak sesuai kondisi ekonomi mereka yang sebenarnya. Istilah yang tadinya cuma wara-wiri di ruang statistik dan birokrasi kini jadi bahan obrolan sehari-hari.
Fenomena "FOMO cek desil" ini sebenarnya punya sisi positif. Ia menandakan masyarakat mulai sadar bahwa data sosial ekonomi bukan sekadar angka yang tersimpan di database pemerintah, melainkan dasar yang menentukan siapa berhak mendapat bantuan sosial dan siapa yang tidak.
Sebenarnya, Apa Itu Desil?
Sederhananya, desil adalah hasil pengelompokan penduduk atau keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan. Konsepnya tidak serumit kedengarannya: pemerintah mengestimasi tingkat kesejahteraan setiap keluarga menggunakan metode Proxy Means Test (PMT), lalu mengurutkan seluruh populasi dan membaginya rata ke dalam sepuluh kelompok.
Rentangnya dari desil 1 sampai 10, dengan pembagian kurang lebih sebagai berikut:
- Desil 1 — kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi sangat miskin/ekstrem
- Desil 2 — kelompok miskin
- Desil 3 — kelompok hampir miskin
- Desil 4 — kelompok rentan miskin
- Desil 5 — kelompok transisi menuju kelas menengah
- Desil 6–10 — kelompok kelas menengah hingga golongan ekonomi teratas
Yang perlu digarisbawahi, penentuan desil ini tidak semata dilihat dari besaran pendapatan. Pemerintah memakai 39 variabel penilaian, mulai dari kondisi hunian, kepemilikan aset, tingkat pengeluaran rumah tangga, sampai akses pendidikan dan layanan dasar. Status desil inilah yang kemudian jadi salah satu acuan utama pemerintah dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial (bansos).
Cara Cek Posisi Desil Keluargamu
Kabar baiknya, siapa pun bisa mengecek posisi desilnya sendiri secara online lewat laman resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Yang perlu disiapkan cuma NIK sesuai KTP. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK dan data wilayah sesuai KTP
- Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar
- Klik tombol Cari Data
- Sistem akan menampilkan identitas, kelompok desil, jenis bansos yang diperoleh (jika ada), serta periode penyalurannya
Kenapa Ini Penting Diketahui
Ramainya orang cek desil bukan sekadar tren iseng-iseng media sosial. Ini jadi momentum bagus buat masyarakat untuk memastikan data mereka akurat, sebab kalau data sosial ekonomi yang tercatat keliru, bukan tidak mungkin seseorang yang sebenarnya berhak menerima bantuan justru terlewat, atau sebaliknya. Jadi, kalau kamu belum tahu posisi desilmu, tidak ada salahnya coba cek sendiri lewat langkah di atas.
Achmad Reyhan Dwianto
